Memprihatinkan, ada 10.985 desa tak punya SD








Kondisi anak-anak yang berada di pelosok desa cukup memprihatinkan. Pasalnya data statistik mencatat, sebanyak 10.985 desa tak memiliki fasilitas pendidikan setingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidayah (MI).



Itu masih ditambah 274 Kecamatan tak memiliki pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menjelaskan, fasilitas pendidikan yang berada di Indonesia memang belum merata. Banyak desa yang secara fisik tak memiliki fasilitas tersebut. Bahkan pada fasilitas pendidikan tingkat dasar. 

Menurutnya, ketidak tersediaan fasilitas pendidikan di desa menjadi hambatan serius. Karena setiap anak perlu biaya tambahan untuk mencapai sekolah, bahkan bisa pula berpengaruh pada tingkat anak lulus sekolah.

Wakil Ketua Komisi X DPR, Mohamad Sohibul Iman mengaku prihatin dengan masih banyaknya desa yang belum memiliki sekolah dasar. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk turun tangan menyelesaikan masalah ini.

Dia menyebutkan data BPS 2014 yang mencatat masih ada 10.985 desa atau daerah setingkat desa yang belum memiliki Sekolah Dasar. Kondisi ini menurut nya harus segera disikapi pemerintah.

"Pemerintah harus punya keberpihakan yang lebih atas masalah ini. Paling tidak, pemerintah harus turun tangan bangun infrastruktur SD di desa-desa tersebut,” kata Sohibul Iman yang qizz234 kutip dari JPNN (17/2).

Sebagai mitra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, komisi X menurutnya sudah memberikan dukungan anggaran yang cukup signifikan untuk Kemendikbud dengan menyetujui kenaikan anggaran kemendikbud di APBN-P 2015 menjadi  Rp 52,07 triliun, dari sebelumnya hanya Rp 46,8 triliun di APBN murni.